MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK SERTA NILAI-NILAI DALAMKARYA SASTRA
1. UNSUR INTRINSIK
Unsur intrinsic adalah unsure dalam yang membentuk sebuah karya sastra. Unsure intrinsic karya sastra terdiri atas :
A. Alur cerita/plot
Sebuah cerita dapat disajikam dengan alur maju(mengalir dari sekarang menuju masa yang akan datang), mundur (mengingat masa lalu) atau campuran (maju mundur).
B. Latar Cerita
Adalah keterangan mengenai waktu,ruang/tempat,dan suasana yang terjadi dalam cerita.
C. Perwatakan
Adalah karakter atau sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran dalam tingkah laku tokoh dalam cerita.
D. Sudut pandang pengarang
Adalah cara pengarang mengisahkan cerita. Sudut pandnag dibagi menjadi orang pertama,orang ketiga,serta campuran pertama dan ketiga.
E. Amanat
Adalah pesan yang ingin disampaikam oleh pengarang melalui isi cerita yang disampaikan tersurat (langsung disebutkan dalam dialog antartokoh) atau tersirat.
2. UNSUR EKSTRINSIK
a) Latar belakang pengarang
Karya sastra dapat berkaitan dengan latar belakang pengarangnya walaupun itu tidak terlalu dominan. Latar belakang pengarang diantaranya meliputi pendidikan,suku bangsa dan pola pemikiran.
b) Semangat zaman
Proses kreatif dapat pula seiring dengan perubahan iklim social sehingga memunculkan berbagai cirri karya sastra dengan zamannya.
c) Nilai-nilai karya sastra prosa
Melalui pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra,proses pembacaan karya sastra dapat lebih bermakna. Kita pun dapat membiasakan diri mengasah intusisi sehingga menjadi lebih peka dan peduli terhadap keadaan sekitar.
• Nilai social
• Nilai budaya
• Nilai moral
• Nilai agama
• Nilaisejarah
• Nilai politik
• Nilai pendidikan
Minggu, 26 Desember 2010
MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK SERTA NILAI-NILAI DALAMKARYA SASTRA 1. UNSUR INTRINSIK Unsur intrinsic adalah unsure dalam yang membentuk seb
MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK SERTA NILAI-NILAI DALAMKARYA SASTRA
1. UNSUR INTRINSIK
Unsur intrinsic adalah unsure dalam yang membentuk sebuah karya sastra. Unsure intrinsic karya sastra terdiri atas :
A. Alur cerita/plot
Sebuah cerita dapat disajikam dengan alur maju(mengalir dari sekarang menuju masa yang akan datang), mundur (mengingat masa lalu) atau campuran (maju mundur).
B. Latar Cerita
Adalah keterangan mengenai waktu,ruang/tempat,dan suasana yang terjadi dalam cerita.
C. Perwatakan
Adalah karakter atau sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran dalam tingkah laku tokoh dalam cerita.
D. Sudut pandang pengarang
Adalah cara pengarang mengisahkan cerita. Sudut pandnag dibagi menjadi orang pertama,orang ketiga,serta campuran pertama dan ketiga.
E. Amanat
Adalah pesan yang ingin disampaikam oleh pengarang melalui isi cerita yang disampaikan tersurat (langsung disebutkan dalam dialog antartokoh) atau tersirat.
2. UNSUR EKSTRINSIK
a) Latar belakang pengarang
Karya sastra dapat berkaitan dengan latar belakang pengarangnya walaupun itu tidak terlalu dominan. Latar belakang pengarang diantaranya meliputi pendidikan,suku bangsa dan pola pemikiran.
b) Semangat zaman
Proses kreatif dapat pula seiring dengan perubahan iklim social sehingga memunculkan berbagai cirri karya sastra dengan zamannya.
c) Nilai-nilai karya sastra prosa
Melalui pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra,proses pembacaan karya sastra dapat lebih bermakna. Kita pun dapat membiasakan diri mengasah intusisi sehingga menjadi lebih peka dan peduli terhadap keadaan sekitar.
• Nilai social
• Nilai budaya
• Nilai moral
• Nilai agama
• Nilaisejarah
• Nilai politik
• Nilai pendidikan
1. UNSUR INTRINSIK
Unsur intrinsic adalah unsure dalam yang membentuk sebuah karya sastra. Unsure intrinsic karya sastra terdiri atas :
A. Alur cerita/plot
Sebuah cerita dapat disajikam dengan alur maju(mengalir dari sekarang menuju masa yang akan datang), mundur (mengingat masa lalu) atau campuran (maju mundur).
B. Latar Cerita
Adalah keterangan mengenai waktu,ruang/tempat,dan suasana yang terjadi dalam cerita.
C. Perwatakan
Adalah karakter atau sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran dalam tingkah laku tokoh dalam cerita.
D. Sudut pandang pengarang
Adalah cara pengarang mengisahkan cerita. Sudut pandnag dibagi menjadi orang pertama,orang ketiga,serta campuran pertama dan ketiga.
E. Amanat
Adalah pesan yang ingin disampaikam oleh pengarang melalui isi cerita yang disampaikan tersurat (langsung disebutkan dalam dialog antartokoh) atau tersirat.
2. UNSUR EKSTRINSIK
a) Latar belakang pengarang
Karya sastra dapat berkaitan dengan latar belakang pengarangnya walaupun itu tidak terlalu dominan. Latar belakang pengarang diantaranya meliputi pendidikan,suku bangsa dan pola pemikiran.
b) Semangat zaman
Proses kreatif dapat pula seiring dengan perubahan iklim social sehingga memunculkan berbagai cirri karya sastra dengan zamannya.
c) Nilai-nilai karya sastra prosa
Melalui pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra,proses pembacaan karya sastra dapat lebih bermakna. Kita pun dapat membiasakan diri mengasah intusisi sehingga menjadi lebih peka dan peduli terhadap keadaan sekitar.
• Nilai social
• Nilai budaya
• Nilai moral
• Nilai agama
• Nilaisejarah
• Nilai politik
• Nilai pendidikan
Jumat, 17 Desember 2010
MENULIS RESENSI BUKU
MENULIS RESENSI BUKU
Resensi adalah pertimbanagna sekaligus penilaian sebuah karya,mengenai kelebihan dan kekurangannya sehingga kita dapat mengetahui apakah karya tersebut banyak penikmatnya atau tidak. Buku yang di resensi biasanya buku yang baru diterbitkan atau baru dipasarkan. Secara tidak langsung resensi berfungsi sebagai media promosi yang cukup efektif sehingga sebaiknya resensi diakhiri dengan persuasive atau ajakan.
Unsur-unsur resensi meliputi :
1. Identitas buku(judul buku,pengarang,penerbit,tahun terbit,tebal buku,bila perlu mencantumkan nama buku)
2. Kepengarangan(proses pengarangketika menulis buku,dapat juga dilengkapi dengan prestasi pengarang yang berkaitan dengan penulisan karya)
3. Novel yang di resensi (keterangan tentangnovel)
4. Synopsis(bagian2 isi buku yang menjadi inti pembahasan dalam bukti)
5. Bahasa pengarang
6. Keunggulan buku
7. Kelamahan buku
8. Kesimpulam (dari peresensi tentang buku yang bersangkutan)
Contoh :
1. Judul resensi : kisah kehidupan manusia
2. Identitas buku : judul buku : persahabatan
: Pengarang : ocha
Penerbit : desi
Tahun : XIII 1998
tebal :300 halaman
3. Pengarang : latar belakang buku dan pengarang(paragraph 1 dan 2)
4. Penilaian unsure intrinsic : paragraph ketiga dan keempat
5. Synopsis : paragraph kelima
6. Keunggulan dan kelemahan : paragraph keenam,ketuhu,kedelapan
7. Kesimpulan : paragraph kesembilan
Resensi adalah pertimbanagna sekaligus penilaian sebuah karya,mengenai kelebihan dan kekurangannya sehingga kita dapat mengetahui apakah karya tersebut banyak penikmatnya atau tidak. Buku yang di resensi biasanya buku yang baru diterbitkan atau baru dipasarkan. Secara tidak langsung resensi berfungsi sebagai media promosi yang cukup efektif sehingga sebaiknya resensi diakhiri dengan persuasive atau ajakan.
Unsur-unsur resensi meliputi :
1. Identitas buku(judul buku,pengarang,penerbit,tahun terbit,tebal buku,bila perlu mencantumkan nama buku)
2. Kepengarangan(proses pengarangketika menulis buku,dapat juga dilengkapi dengan prestasi pengarang yang berkaitan dengan penulisan karya)
3. Novel yang di resensi (keterangan tentangnovel)
4. Synopsis(bagian2 isi buku yang menjadi inti pembahasan dalam bukti)
5. Bahasa pengarang
6. Keunggulan buku
7. Kelamahan buku
8. Kesimpulam (dari peresensi tentang buku yang bersangkutan)
Contoh :
1. Judul resensi : kisah kehidupan manusia
2. Identitas buku : judul buku : persahabatan
: Pengarang : ocha
Penerbit : desi
Tahun : XIII 1998
tebal :300 halaman
3. Pengarang : latar belakang buku dan pengarang(paragraph 1 dan 2)
4. Penilaian unsure intrinsic : paragraph ketiga dan keempat
5. Synopsis : paragraph kelima
6. Keunggulan dan kelemahan : paragraph keenam,ketuhu,kedelapan
7. Kesimpulan : paragraph kesembilan
SISTEM PERSAMAAN
SISTEM PERSAMAAN
1. SISTEM PERSAMAAN DUA LINIER VARIABEL
Bentuk umum dari system persamaan linier dengan dua peubah (x dan y) adalah :
ax+by =c dengan a,b,c € R
Px+qy =r dengan p,q,r € R
Persamaan tersebut diatas adalah persamaan garis lurus,sehingga penyelesaian dari ssitem persamaan diatas dapat ditentukan sebagai koordinat titik potong antara dua garis tersebut.
Untuk menyelesaikan persamaan linier tersebut,dapat dilakukan dengan cara :
• Metode eliminasi
• Metode subsitusi
• Metode gabungan eliminasi dan subsitusi
2. SISTEM PERSAMAAN LINIER TERSAMAR DUA VARIABEL
Untuk menyelesaikan soal2 cerita,kita menggunakan langkah-langkah berikut :
• Memisalkan yang ditanyakan dengan variable
• Membuat model matematikanya
• Menyelesaikan persamaan model matematikanya
3. SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL
Bentuk umum dari system persamaan linier dengan tiga peubah (x,y,z) adalah :
aIx+bIy+cIz=dI
a2x+b2y+c2z=d2
a3x+b3y+c3z=d3
a1,a2,a3,b1,b2,b3,c1,c2,c3 € R.
4. SISTEM PERSAMAAN LINIER TERSAMAR TIGA VARIABEL.
Untuk menyelesaikan soal2 cerita,kita menggunakan langkah-langkah berikut :
• Memisalkan yang ditanyakan dengan variable
• Membuat model matematikanya
• Menyelesaikan persamaan model matematikanya
1. SISTEM PERSAMAAN DUA LINIER VARIABEL
Bentuk umum dari system persamaan linier dengan dua peubah (x dan y) adalah :
ax+by =c dengan a,b,c € R
Px+qy =r dengan p,q,r € R
Persamaan tersebut diatas adalah persamaan garis lurus,sehingga penyelesaian dari ssitem persamaan diatas dapat ditentukan sebagai koordinat titik potong antara dua garis tersebut.
Untuk menyelesaikan persamaan linier tersebut,dapat dilakukan dengan cara :
• Metode eliminasi
• Metode subsitusi
• Metode gabungan eliminasi dan subsitusi
2. SISTEM PERSAMAAN LINIER TERSAMAR DUA VARIABEL
Untuk menyelesaikan soal2 cerita,kita menggunakan langkah-langkah berikut :
• Memisalkan yang ditanyakan dengan variable
• Membuat model matematikanya
• Menyelesaikan persamaan model matematikanya
3. SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL
Bentuk umum dari system persamaan linier dengan tiga peubah (x,y,z) adalah :
aIx+bIy+cIz=dI
a2x+b2y+c2z=d2
a3x+b3y+c3z=d3
a1,a2,a3,b1,b2,b3,c1,c2,c3 € R.
4. SISTEM PERSAMAAN LINIER TERSAMAR TIGA VARIABEL.
Untuk menyelesaikan soal2 cerita,kita menggunakan langkah-langkah berikut :
• Memisalkan yang ditanyakan dengan variable
• Membuat model matematikanya
• Menyelesaikan persamaan model matematikanya
PARAGRAF
PARAGRAF
1. PENGERTIAN PARAGRAF
Paragragf yang disebut alinea,merupakan bagian dari karangan yang terbentuk dari rangkaian kalimat yang saling berkaitan untuk menyampaikan satu gagasan atau ide.
2. GAGASAN UTAMA DAN GAGASAN PENJELAS
gagasan utama adalah pokok pikiran yang dibahas dalam suatu wacana. Dalam sebuah paragaraf,gagasan utama ditempatkan dalam sebuah kalimat topic atau kalimat pokok, keberadaan gagasan utama tersebut dapat dinyatakan secara tersurat pada suatu kalimat atau dapat juga secara tersirat.
Gagasan penjelas adalah pernyataan yang memuat penjelasan lebih lanjut dari sebuah gagasan utama.
3. JENIS-JENIS PARAGRAF
• Paragraf deduktif
Adalah peragraf yang meletakan kalimat utama di awal,selanjutnya diikuti dengan kalimat penjelas.
• Paragraf Induktif
Adalah paragraph yang diawali dengan kalimat penje;as yang bersifat khusus,jadi kalimat utamanta berada di akhir.
• Paragraf campuran
Adalah campuran antara paragraph deduktif dan paragraph induktif. Hvhj
• Paragraf Deskriptif/naratif
Adalah paragraph yang letak kalimat utama tidak tercantum secara nyata.
1. PENGERTIAN PARAGRAF
Paragragf yang disebut alinea,merupakan bagian dari karangan yang terbentuk dari rangkaian kalimat yang saling berkaitan untuk menyampaikan satu gagasan atau ide.
2. GAGASAN UTAMA DAN GAGASAN PENJELAS
gagasan utama adalah pokok pikiran yang dibahas dalam suatu wacana. Dalam sebuah paragaraf,gagasan utama ditempatkan dalam sebuah kalimat topic atau kalimat pokok, keberadaan gagasan utama tersebut dapat dinyatakan secara tersurat pada suatu kalimat atau dapat juga secara tersirat.
Gagasan penjelas adalah pernyataan yang memuat penjelasan lebih lanjut dari sebuah gagasan utama.
3. JENIS-JENIS PARAGRAF
• Paragraf deduktif
Adalah peragraf yang meletakan kalimat utama di awal,selanjutnya diikuti dengan kalimat penjelas.
• Paragraf Induktif
Adalah paragraph yang diawali dengan kalimat penje;as yang bersifat khusus,jadi kalimat utamanta berada di akhir.
• Paragraf campuran
Adalah campuran antara paragraph deduktif dan paragraph induktif. Hvhj
• Paragraf Deskriptif/naratif
Adalah paragraph yang letak kalimat utama tidak tercantum secara nyata.
GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965 DAN PKI
GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965 DAN PKI
A. GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965
1. Pada 1950-an PKI kembali bangkit setelah kegagalan pemberontakannya di tahun 1948. Pada era demokrasi liberal PKO mengembangkan partainya menjadi partai berbasis
massa dengan pengaruhnya yang luas dalam berbagai organisasi social politik.
2. Pada tahun 1955,PKI ikut dalam pemilihab umum dan menjadi empat besar,setelah PNI,masyumi dan NU.
3. Sesudah Dekrit presiden %juli 1959,PKI menjadi pendukung utama pemerintahan demokrasi terpimpinnya presiden sukarno. Pada masa inilah PKI berkembang menjadi partai besar karena diuntungkan oleh kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden sukarno.
4. Peresteruan antara PKI dan angkatan darat yang tidak menyetujui pembentukan angkatan kelima dan isu sakitnya presiden sukarno mendorong PKI melakukan pemberontakan dengan nama gerakan 30 september 1965.
B. KRONOLOGIS GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965.
1. Sebelum tanggal 30 september 1965
Berderanya isu adanya “dewan jendra’”dengan ditemukannya dokumen gilchrist,seorang duta besar inggris.
2. Pada 30 september- 1 oktober 1965
-penculikan enam perwira tinggi TNI-AD
-pendudukan terhadap studio RRI pusat
-Letnan colonel untung menyiarkan pengumuman tentang gerakan 30 september.
3. Penumpasan gerakan 30 september.
-dikuasainya kawasan medan merdeka termasuk gedung RRI pusat dan gedung telekomunikasi
C. PERALIHAN KEKUASAAN PASCA G 30 S
1 . Menjelang berakhirnya tahun 1965,operasi penumpasan terhadap G 3 S dapat dikatakan sudah berakhir,akan tetapi penyelesaian politil terhadap peristiwa tersebut masih belum dilakukan oleh presiden sukarno.
2 . Menghadapi arus demonstarsi tersebut,presiden lalu melakukan reshuffle cabinet pada tanggal 21 februari 1966.
3 . pada saat pelantikan cabinet 24 fabruari 1966 terjadi demonstrasi besar yamg berujung pada insiden penembakan arif rahman hakim.
4. peristiwa tersebut mendorong munculnya aksi demonstrasi lebih besar lagi.
5 . keadaankacau tersebutmendorong mayjen Suharto mengambil alih kekuasaan dari presiden sukarno.
A. GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965
1. Pada 1950-an PKI kembali bangkit setelah kegagalan pemberontakannya di tahun 1948. Pada era demokrasi liberal PKO mengembangkan partainya menjadi partai berbasis
massa dengan pengaruhnya yang luas dalam berbagai organisasi social politik.
2. Pada tahun 1955,PKI ikut dalam pemilihab umum dan menjadi empat besar,setelah PNI,masyumi dan NU.
3. Sesudah Dekrit presiden %juli 1959,PKI menjadi pendukung utama pemerintahan demokrasi terpimpinnya presiden sukarno. Pada masa inilah PKI berkembang menjadi partai besar karena diuntungkan oleh kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden sukarno.
4. Peresteruan antara PKI dan angkatan darat yang tidak menyetujui pembentukan angkatan kelima dan isu sakitnya presiden sukarno mendorong PKI melakukan pemberontakan dengan nama gerakan 30 september 1965.
B. KRONOLOGIS GERAKAN 30 SEPTEMBER 1965.
1. Sebelum tanggal 30 september 1965
Berderanya isu adanya “dewan jendra’”dengan ditemukannya dokumen gilchrist,seorang duta besar inggris.
2. Pada 30 september- 1 oktober 1965
-penculikan enam perwira tinggi TNI-AD
-pendudukan terhadap studio RRI pusat
-Letnan colonel untung menyiarkan pengumuman tentang gerakan 30 september.
3. Penumpasan gerakan 30 september.
-dikuasainya kawasan medan merdeka termasuk gedung RRI pusat dan gedung telekomunikasi
C. PERALIHAN KEKUASAAN PASCA G 30 S
1 . Menjelang berakhirnya tahun 1965,operasi penumpasan terhadap G 3 S dapat dikatakan sudah berakhir,akan tetapi penyelesaian politil terhadap peristiwa tersebut masih belum dilakukan oleh presiden sukarno.
2 . Menghadapi arus demonstarsi tersebut,presiden lalu melakukan reshuffle cabinet pada tanggal 21 februari 1966.
3 . pada saat pelantikan cabinet 24 fabruari 1966 terjadi demonstrasi besar yamg berujung pada insiden penembakan arif rahman hakim.
4. peristiwa tersebut mendorong munculnya aksi demonstrasi lebih besar lagi.
5 . keadaankacau tersebutmendorong mayjen Suharto mengambil alih kekuasaan dari presiden sukarno.
Jumat, 10 Desember 2010
FUTURE TENSES
FUTURE TENSES
1 . SIMPLE FUTURE TENSE
Adalah Menyatakan “action” pada saat tertentu dimasa yang akan datang.
(+) S + will/shall + going to + Vi + C
+ (is,am,are)
(-) S + will/shall + NOT + going to + Vi + C
+ (is,am,are)
(?) + will/shall + S + going to+ Vi +C ?
+ (is,am,are)
Ex :
A) We shall go to the seaside nextweek.
B) Ari’s uncle will come from London next month.
C) I am going to visit you tomorrow.
2 . FUTURE CONTINUOUS TENSE
Adalah membicarakan suatu action yang akan sedang berlangsung di waktu akan dating.
(+) S + will/shall +be + Ving + C
(-) S + will/shall + NOT + be + Ving + C
(?) + will/shall + S + be+ Ving +C ?
Ex :
a) I’ll be going out all day tomorrow.
b) Don’t come here tonight I will be studying by then.
c) They will be discussing the matter this time next week.
3 . FUTURE PERFECT TENSE
Adalah Menjelaskan “action” yang sudah selesai sebelum waktu tertentu atau “action lain terjadi di waktu akan datang.
(+) S + will/shall +have + VIII + C
(-) S + will/shall + NOT + have + VIII + C
(?) + will/shall + S +have + VIII +C ?
Ex :
a) By the end of this year, Ummi will have graduated rom SMA.
When ubay retires,his daughter will have finished her study
b) By the and of this month,desy will havetaught english for one year.
When annisa graduates from SMA,her brother will have worked for NF for the years.
4 .FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE
Adalah membicarakan “action” yang sudah mulai berlangsung sebelum waktu tertentu atau “action” lain terjadi di waktu akan datang dan akanmasih berlangsung pada saat tersebut.
(+) S + will/shall +have + been +Ving + C
(-) S + will/shall + NOT + have + been + Ving + C
(?) + will/shall + S +have + been+Ving +C ?
Ex :
a) By the end of year ,ocha will have been studying English for 3 years.
b) When he arrives,desi will have been working for this foundation for ten years.
1 . SIMPLE FUTURE TENSE
Adalah Menyatakan “action” pada saat tertentu dimasa yang akan datang.
(+) S + will/shall + going to + Vi + C
+ (is,am,are)
(-) S + will/shall + NOT + going to + Vi + C
+ (is,am,are)
(?) + will/shall + S + going to+ Vi +C ?
+ (is,am,are)
Ex :
A) We shall go to the seaside nextweek.
B) Ari’s uncle will come from London next month.
C) I am going to visit you tomorrow.
2 . FUTURE CONTINUOUS TENSE
Adalah membicarakan suatu action yang akan sedang berlangsung di waktu akan dating.
(+) S + will/shall +be + Ving + C
(-) S + will/shall + NOT + be + Ving + C
(?) + will/shall + S + be+ Ving +C ?
Ex :
a) I’ll be going out all day tomorrow.
b) Don’t come here tonight I will be studying by then.
c) They will be discussing the matter this time next week.
3 . FUTURE PERFECT TENSE
Adalah Menjelaskan “action” yang sudah selesai sebelum waktu tertentu atau “action lain terjadi di waktu akan datang.
(+) S + will/shall +have + VIII + C
(-) S + will/shall + NOT + have + VIII + C
(?) + will/shall + S +have + VIII +C ?
Ex :
a) By the end of this year, Ummi will have graduated rom SMA.
When ubay retires,his daughter will have finished her study
b) By the and of this month,desy will havetaught english for one year.
When annisa graduates from SMA,her brother will have worked for NF for the years.
4 .FUTURE PERFECT CONTINUOUS TENSE
Adalah membicarakan “action” yang sudah mulai berlangsung sebelum waktu tertentu atau “action” lain terjadi di waktu akan datang dan akanmasih berlangsung pada saat tersebut.
(+) S + will/shall +have + been +Ving + C
(-) S + will/shall + NOT + have + been + Ving + C
(?) + will/shall + S +have + been+Ving +C ?
Ex :
a) By the end of year ,ocha will have been studying English for 3 years.
b) When he arrives,desi will have been working for this foundation for ten years.
Langganan:
Postingan (Atom)
